0

makalah thermo electric transduser

Sabtu, 16 November 2013
Share this Article on :
BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar belakang
Suhu di Indonesia pada musim seperti ini sangat sulit ditebak. Hujan dan panas datang silih berganti tak dapat diperkirakan sebelumnya. Untuk pengukuran suhu tentunya kini dibutuhkan instrumen yang tepat dan akurat, salah satu dari instrumen tersebut adalah Thermo electric transduser.
Thermo electric transduser adalah instrumen yang terdiri dari dua konduktor yang berbeda (biasanya paduan logam) yang menghasilkan tegangan, sebanding dengan perbedaan suhu, antara kedua ujung dua konduktor. Thermo electric transduser adalah jenis banyak digunakan sensor suhu untuk pengukuran dan kontrol serta juga dapat digunakan untuk mengubah gradien temperatur menjadi listrik.
Thermo electric transduser tidak mahal, dipasok dengan konektor standar, dan dapat mengukur berbagai suhu. Berbeda dengan kebanyakan metode lain untuk pengukuran suhu, Thermo electric transduser yang didukung tidak memerlukan bentuk eksternal eksitasi.
Setiap persimpangan logam berbeda akan menghasilkan potensial listrik yang berhubungan dengan suhu.Thermo electric transduser untuk pengukuran praktis dari suhu persimpangan paduan tertentu yang memiliki hubungan diprediksi dan berulang antara temperatur dan tegangan. Paduan yang berbeda digunakan untuk rentang suhu yang berbeda.
Sifat seperti ketahanan terhadap korosi juga mungkin penting ketika memilih jenis Thermo electric transduser. Dimana titik pengukuran jauh dari alat ukur, koneksi menengah dapat dilakukan dengan kabel ekstensi yang lebih murah daripada bahan yang digunakan untuk membuat sensor. Thermo electric transduser biasanya standar terhadap suhu acuan 0 derajat Celcius.Instrumen yang praktis ini menggunakan metode elektronik dingin persimpangan kompensasi untuk menyesuaikan untuk berbagai suhu pada terminal instrumen. Instrumen elektronik juga dapat mengkompensasi karakteristik berbagai Thermo electric transduser, dan meningkatkan ketelitian dan ketepatan pengukuran.

2.      Tujuan
1.      Mengetahui pengertian thermo eletric transduser
2.      Mengetahui prinsip kerja thermo eletric transduser
3.      Mengetahui kelebihan thermo eletric transduser
4.      Mengetahui kekurangan thermo eletric transduser
  

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Thermo electric transduser
Thermo electric transduser adalah instrumen yang terdiri dari dua konduktor yang berbeda (biasanya paduan logam) yang menghasilkan tegangan, sebanding dengan perbedaan suhu, antara kedua ujung dua konduktor. 
Thermo electric transduser adalah salah satu dari beberapa jenis sensor temperatur yang menggunakan metode secara elektrik dan sensor ini adalah sensor yang paling luas digunakan pada dunia penindsutrian . Sensor ini terdiri  dari dua kawat dari logam-logam yang berbeda yang kemudian dilas (dikonneksikan) menjadi satu sama lain pada salah satu ujungnya. Thermo electric transduser memiliki paling sedikit dua atau lebih hubungan yang berfungsi sebagai hubungan pertama sebagai variable pengukuran (Hot Junction) dan hubungan yang kedua sebagai referensi variable (Cold Junction) yang nantinya akan digunakan sebagai pembanding antar element.

B.     Prinsip kerja Thermo electric transduser
Thermo electric transduser secara sederhana merupakan perpaduan antara dua logam yang berbeda jenis, yang persambungan , kedua logam diberikan pengkondisian suhu yang berbeda (panas dan dingin). Misal kita sebut saja logam A dan logam B merupakan bahan logam pada Thermo electric transduser. Ujung logam A dan B disambung dan ujung-ujung yang lain dihubungkan ke alat ukur listrik dan dimasukkan ke dalam kondisi suhu dingin, dan untuk ujung yang dikopel ditempatkan pada kondisi suhu panas.. Jadi, nilai tegangan itu setara dengan suhu yang terukur oleh termometer, sehingga didapatkan nilai tegangan sekian = suhu sekian.
Untuk memahami bagaimana sebuah sambungan logam pada Thermo electric transduser dapat menimbulkan tegangan listrik kita bisa meninjaunya dari sisi pergerakan atom-atom logam yang digunakan pada Thermo electric transduser. Suatu logam apabila dipanaskan maka akan mengalami pemuaian, baik memuai panjang maupun memuai lebar (volum). Pemuaian ini diakibatkan oleh pergerakan atom-atom atau elektron dari suhu tinggi menuju ke suhu yang lebih rendah. Pergerakan ini banyak sedikitnya atau cepat lambatnya tergantung pada bahan logam itu sendiri, artinya logam satu dengan logam lainnya memiliki kecepatan muai yang berbeda-beda. Hal ini dapat kita amati pada bimetal (dua keping logam yang dipadu), ketika bimetal ini dipanaskan maka yang tadinya lurus akan membengkok kearah logam yang pemuaiannya lebih lambat. Jadi, pada logam Thermo electric transduser yang berbeda jenis akan memiliki kecepatan alir elektron yang berbeda pula, hal inilah yang kemudian menyebabkan beda potensial di ujung-ujung logam tersebut, yang mana telah dihubungkan ke alat ukur listrik sehingga timbul tegangan listrik di ujung-ujung logam tersebut.


C.    Kelebihan thermo electrik transduser
Ø  Biaya pengadaan awal : rendah
Ø  Tidak ada bagian yang bergerak (No moving parts)
Ø  Range pengukuran : lebar (0 ~ 5000°F)
Ø  Response time singkat / pendek
Ø  Repeatability : cukup baik

D.    Kekurangan thermo electric transduser

Ø  Hubungan temperature dan tegangan tidak linear penuh
Ø  Sensitivitas rendah, umumnya 50 μV/°C (28 μV/°F) atau lebih rendah (tegangan rendah rentan dengan noise).
Ø  Accuracy pada umumnya tidak lebih baik dari pada 0.5 °C (0.9°F), tidak cukup tinggi untuk beberapa aplikasi
Ø  Memerlukan suatu acuan temperatur yang dikenal, umumnya temperature air es 0°C (32°F).




KESIMPULAN
Thermo electric transduser adalah salah satu dari beberapa jenis sensor temperatur yang menggunakan metode secara elektrik dan dengan prinsip kerja terdiri  dari dua kawat dari logam-logam yang berbeda yang kemudian dilas (dikonneksikan) menjadi satu sama lain pada salah satu ujungnya. Yang mengallirkan electron – electron kemudian menyebabkan beda potensial di ujung-ujung logam tersebut, yang mana telah dihubungkan ke alat ukur listrik sehingga timbul tegangan listrik di ujung-ujung logam tersebut.




DAFTAR PUSTAKA

http://www.google.com/ thermo-electrik-transduser
http://www.wikipedia.com /thermo-electrik-transduser
http://www.slideshare.com/thermo-electrik-transduser



Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar